Minggu, 24 Juli 2011

Awan-Air Terbesar di Jagad-Raya

Ditemukan,  
Awan-Air Terbesar di Jagad-Raya


Massa-Air itu sudah berusia 12 miliar tahun dan 140 triliun kali dari SEMUA Massa-Air-Bumi
(Sabtu, 23 Juli 2011, 11:37 WIB -- Indra Darmawan -- VIVAnews)
Uap Air Terbesar di Jagad-Raya (MSNBC)


VIVAnews - Para ilmuwan baru-baru ini berhasil menemukan massa air raksasa terbesar dan tertua di jagad raya.

Massa air berbentuk awan itu, berusia 12 miliar tahun dan diperkirakan mengandung massa air yang besarnya 140 triliun kali lipat dari seluruh massa air yang ada di bumi.

Awan uap air itu dikelilingi oleh sebuah lubang-hitam supermasif yang dikenal dengan quasar, berada di lokasi yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Seperti dikutip stasiun berita MSNBC, para ilmuwan mengatakan bahwa temuan ini membuktikan bahwa air telah ada sejak awal keberadaan jagad raya.

"Karena cahaya yang kita lihat meninggalkan kuasar itu lebih dari 12 tahun cahaya, kita melihat kehadiran air hanya sekitar 1,6 miliar setelah awal dari jagad raya", ujar Alberto-Bolatto, salah seorang peneliti dari University of Maryland lewat sebuah pernyataan.

"Penemuan ini menandai keberadaan air semiliar tahun lebih dekat dengan peristiwa dentuman besar", kata Bolatto.

Quasar adalah obyek bercahaya dan paling energetik di alam raya. Kuasar ditenagai oleh lubang-hitam besar yang menghisap gas-gas dan debu di sekitarnya lalu memuntahkan energi dalam jumlah besar.

Para tim astronom berhasil mendeteksi dan mengkonfirmasi keberadaan awan air itu di sekeliling quasar, melalui dua teleskop berbeda, satu di Hawaii dan satu lagi di California.

Peneliti memperkirakan, bahwa uap air itu terbentuk di awal kemunculan alam raya. Jadi, penemuan awan tua ini tidak terlalu mengagetkan mereka. "Ini adalah bukti selanjutnya di mana air meresap ke seluruh alam semesta, bahkan di saat-saat yang sangat awal", ujar pemimpin penulis riset -- Matt Bradford dari Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California.


Berwujud Es

Quasar APM 08279+5255 mengandung uap-air yang besarnya 4.000 kali lebih besar daripada galaksi Bima Sakti, kata para peneliti. Hal ini mungkin dikarenakan banyak air di galaksi Bima Sakti yang berwujud es, bukan uap.

Uap air di quasar didistribusikan ke sekitar lubang hitam masif di wilayah yang panjangnya mencakup ratusan tahun cahaya. Awan tersebut memiliki suhu minus 63 derajat Fahrenheit (-17,2 derajat celsius), namun, atmosfer-bumi memiliki kepadatan yang 300 triliun kali lebih padat daripada awan tersebut.

Setidaknya, awan itu lima kali lebih panas, dan 10 sampai 100 kali lebih padat daripada apa yang biasa dijumpai di galaksi-galaksi, termasuk Bima Sakti, kata para peneliti. Awan air itu juga mengungkap info penting lain tentang quasar.

Pengukuran uap air dan molekul-molekul lain seperti karbon monoksida, mengungkap kemungkinan bahwa terdapat jumlah gas yang cukup bagi lubang hitam untuk berkembang hingga sekitar enam kali dari ukuran sebelumnya. Temuan ini akan segera dipublikasikan pada Astrophysical Journal Letters. (ren)

________________________________
 (sumber; VIVAnews)

Minggu, 03 April 2011

Kebakaran--Kilang-Minyak--Cilacap

Kebakaran Kilang, Tiga Menteri Turun Tangan


"Banyak pihak, khususnya Pak Menko Perekonomian yang aktif mengambil peran".
(Minggu, 3 April 2011, 16:30 WIB)

Syahid Latif, Iwan Kurniawan
Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh (ANTARA/Yudhi Mahatma)

BERITA TERKAIT
* 9 Saksi Kebakaran Pertamina Cilacap Diperiksa
* Cegah Menjalar, Pertamina Amankan Satu Tangki
* Ini Dugaan Awal Kebakaran Pertamina Cilacap
* Hatta Rajasa Tiba di Pertamina Cilacap
* Kilang Pertamina Terbakar, Kapal BBM Bersiaga

VIVAnews - Tiga menteri langsung turun tangan menangani kebakaran yang terjadi di tiga tangki kilang minyak Pertamina Unit Pengolahan (UP) IV Cilacap, Jawa Tengah. Ketiga kementerian tersebut adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Banyak pihak, khususnya Pak Menteri Koordinator Perekonomian (Hatta Rajasa) aktif mengambil peran, sudah langsung ke lokasi karena memang Menteri BUMN dan Menteri ESDM adalah jajaran dalam koordinasi beliau," kata Menteri ESDM Darwin Z Saleh dalam pesan singkat yang diterima VIVAnews.com di Jakarta, Minggu, 3 April 2011.

Menurut Darwin, dirinya sejak Sabtu, 2 April 2011 pagi sudah mendapat laporan dari Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Selanjutnya, Kementerian ESDM berkomunikasi dengan Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengenai langkah-langkah pengamanan yang akan dilakukan.

"Dalam banyak hal, Menteri ESDM senantiasa berkordinasi dengan Menteri BUMN yang juga membawahi aktivitas Pertamina", katanya.

Untuk kegiatan supervisi kegiatan harian dan aksi korporasi termasuk keamanan dan kebakaran, ujar Darwin, selama ini merupakan domain pengawasan dari Kementerian BUMN. Namun, kementerian ESDM mengaku menaruh perhatian besar mengingat kebakaran kilang dikhawatirkan berdampak pada gangguan kelancaran pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Kementerian ESDM juga telah meminta Dirjen Minyak Bumi dan Gas Evita Legowo untuk mengirimkan direktur teknis ke lokasi bersama dirut Pertamina. Selain itu, dirinya telah menggelar rapat dengan Dirjen Migas dan Pertamina serta BPH Migas tentang penanganan kilang Cilacap dan pengendalian BBM bersubsidi.

Menurut laporan perkembangan penanganan kebakaran kilang Cilacap yang disampaikan Pertamina pada pukul 09.55 WIB, api di tangki 31-T2 sudah mengecil, sedangkan api di tangki 31-T3 sudah mulai berkurang. Namun, diakui, pada tangki 31-T7, api masih fluktuatif, artinya kadang membesar atau mengecil.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan busa khusus yang terus disemprotkan kepada tangki 31-T2, 31-T3, dan 31-T7 dengan memakai nozzle water cannon foam yang berjarak tembak 20 meter, telescopic foam dengan jarak tembak 30 meter, terminator gun foam yang menembakkan busa khusus dengan volume 3.000 galon per menit serta injeksi selang khusus kepada foam chamber.

Manajemen Pertamina juga melaporkan mereka telah melokalisasi satu unit tangki 32T-104 dari kemungkinan menjalarnya ledakan dari tiga tangki yang sudah terbakar sebelumnya. (art)















______________________________
(sumber; • VIVAnews)

Senin, 21 Maret 2011

Darurat-Nuklir--Jepang

Jepang Nyatakan Status Darurat Nuklir
(oleh; Fajar-Nugraha)

Jum'at, 11 Maret 2011 23:02 wib



TOKYO - Jepang menyatakan status darurat tenaga nuklir setelah diguncang gempa terbesar yang pernah negara tersebut. Namun pihak berwenang memastikan tidak ada kebocoran radiasi terdeteksi.

Kebocoran dipastikan tidak terdeteksi di dekat ataupun di lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir hingga Jum'at sore waktu setempat. Hal ini tentunya menimbulkan sedikit kelegaan atas ancaman bahaya bocornya radiasi-nuklir, demikian dilansir Kantor Berita Kyodo, Jumat (11/3/2011).

Badan pengawas nuklir PBB (IAEA) saat ini masih terus mencari detail tentang kondisi pembangkit nuklir Jepang. IAEA sudah mengeluarkan pernyataan bahwa empat pembangkit nuklir Jepang saat ini sudah ditutup dengan aman, tepat setelah gempa 8,9 skala richter melanda.

Menurut keterangan Kementerian Industri Jepang, total 11 reaktor nuklir milik mereka yang sudah ditutup secara otomatis di PLTN Onagawa, Fukushima no.1 dan No.2, serta PLTN Tokai no.2, setelah gempa mengguncang gempa.

Efek gempa dahsyat ini memang sangat mematikan. Polisi menyatakan telah menemukan jasad warga hingga 300 jiwa di Miyagi. Diperkirakan ratusan warga yang tewas tersebut tersapu oleh gelombang.
(faj)
______________________
(sumber; OkeZone.com)

Minggu, 13 Maret 2011

radiasi-nuklir--jepang--kompas

Gempa Bumi Jepang
160 Orang Terpapar Radiasi Nuklir
Editor: Heru Margianto
Minggu, 13 Maret 2011 | 14:24 WIB



AFP PHOTO / YOMIURI SHIMBUN Seorang tentara Jepang membopong seorang lelaki usia lanjut di punggungnya di Kota Natori, Prefektur Miyagi, Sabtu (12/3/2011). Kota itu porak-poranda akibat terjangan tsunami setelah gempat berkekuatan 8,9 SR mengguncang daerah itu, Jumat (11/3/2011). Pemerintah Jepang mengerahkan 100 ribu personel tentara untuk membantu daerah yang terkena gempa.

SENDAI, KOMPAS.com - Pasca gempa-besar berkekuatan 8,9 SR dan terjangan tsunami dahsyat yang memporakporandakan sejumlah wilayah di pantai timur, Jepang kini menghadapi ancaman baru yaitu kemungkinan bocornya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Fukushima-Daiichi yang dioperasikan Tokyo Electric Power Co (Tepco).

Badan keselamatan nuklir, otoritas yang menangani masalah nuklir di Jepang, mengatakan, setidaknya 160 orang diduga terpapar radiasi nuklir. Sementara itu Kantor Berita Jiji, tanpa mengutip sumber, mengatakan, 19 orang telah terpapar radiasi nuklir.

Pihak pemerintah Jepang sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait korban yang terpapar radiasi nuklir. Juru Bicara pemerintah Jepang Edano mengatakan, radiasi yang disebabkan ledakan memang melampaui batas normal. Namun, hal tersebut tak memiliki ancaman langsung terhadap kesehatan manusia.

Warga pun mulai memeriksakan diri apakah mereka terpapar oleh radiasi nuklir. "Awalnya saya khawatir dengan gempa bumi. Namun kini saya khawatir dengan radiasi. Saya tinggal di sekitar PLTN. Saya ke sini untuk memeriksakan diri, apakah saya baik-baik saja", kata Kenji Koshiba, pekerja konstruksi di pusat gawat darurat di Koriyama.

Hingga saat ini, pemerintah Jepang, sebagaimana dilansir Kantor Berita Reuters, telah mengevakuasi 110.000 orang yang tinggal di wilayah dengan radius 20 kilometer dari lokasi PLTN.

Edano mengatakan, pemerintah telah berupaya untuk mengurangi resiko radiasi nuklir. Pemerintah, tambahnya, fokus mengeluarkan udara dari reaktor nuklir yang rusak akibat gempa berkekuatan 8,9 skala Ritcher yang disertai tsunami tersebut.

Selain itu, saat ini jutaan penduduk Jepang tak memiliki akses terhadap air bersih dan listrik. Sejak Jum'at, mereka hanya bertahan hidup dengan mie-instan. Hal ini juga dialami sejumlah tempat penampungan dan rumah sakit. "Saat ini tetap belum ada air atau listrik. Padahal, kami memiliki pasien yang perlu dirawat", kata pejabat RS Sengen General Hospital Ikuro Matsumoto.
____________________
(sumber; KOMPAS.com)

Minggu, 13 Februari 2011

ATFG-8


Terapi Sehat Dengan Alat Terapi Fisik Gondo Seri-8 (ATFG-8)




Reformasi pada bidang kesehatan sudah seharusnya dilakukan. Seperti dengan pembuktian sebuah alat terapi khusus yang diciptakan oleh anak bangsa Indonesia yang mengandung unsur fisioterapi, refleksi, acupressure dan pijat tradisional.


Secara fisiologi terapi ATFG-8 adalah terapi untuk memperlancar peredaran pembuluh darah dan jaringan tubuh. ATFG-8 merupakan alat pijat refleksi alternative yang diciptakan oleh Prof. Sugondo di mana dengan keahlian yang diperoleh dari leluhurnya beliau menciptakan alat yang efektif dalam melakukan pijat refleksi.
Fungsi alat ini adalah untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan jaringan syaraf. Benar-benar dilakukan secara tradisional karena tidak menggunakan obat, tanpa jamu, tanpa suntikan, tanpa melakukan operasi dan tidak ada unsur magic.

Pada mulanya Prof. Sugondo hanya menggunakan tangan sebagai media terapi, karena tuntutan profesi yang lebih menunjang penyembuhan maka diciptakanlah alat ini. ATFG-8 merupakan penyempurnaan ATFG sebelumnya yang lebih lengkap dan tidak menutup kemungkinan akan ada perkembangan yang lebih baik dari ATFG seri terakhir ini.
Untuk mempercepat proses penyembuhan ada beberapa perlakuan lain terutama dari dalam tubuh yakni dengan mengkonsumsi pepaya setengah matang (mengkal) sebanyak 2 kali dalam sehari dengan porsi 200 gr. Pepaya-mengkal dikonsumsi rutin selama 4 hari berturut-turut dalam satu minggu dan memperbanyak minum air hangat 8 liter per hari. Juga diharuskan mandi air hangat untuk mempercepat proses terapi.
“Pepaya mengkal banyak mengandung vitamin-C yang sangat bermanfaaat untuk membantu mempercepat meregangkan syaraf yang kaku atau tegang, pada getahnya bermanfaat untuk meluruhkan racun dan memperlancar pencernaan,” kata Eka -- Penanggung-Jawab~ATFG-8 cabang-Bogor.
ATFG-8 terbuat dari stainless-steel, di mana pada ujungnya dibuat tumpul dan bagian penghangatnya dikelilingi sekat. Alat ini tadinya dibuat hanya sederhana, dimana penusuk dan penghangatnya dibuat terpisah. Namun dengan disempurnakan hingga pada seri yang terakhir ini, terciptalah sebuah alat yang semakin sempurna dalam melakukan terapi.
Proses kerja dari alat ini pada tubuh pasien ditekan-tekan, ke-semua bagian tubuh dengan posisi tengkurap mulai dari ujung kaki, betis kemudian bagian punggung ke sumsum tulang belakang, tangan hingga kepala. Proses ini dilakukan selama 45-60 menit. Untuk mendapatkan panasnya alat ini dihubungkan dengan listrik karena ada elemen-trafo sebagai penghasil panas. Sementara untuk mendapatkan panas yang diinginkan alat juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Kecuali patah tulang, terapi dengan alat ini dapat digunakan untuk penyembuhan beberapa penyakit seperti stroke, asam-urat, rematik, diabetes, vertigo, keturunan dan sebagainya. Terapi dengan alat ini merupakan perpaduan 4 unsur yakni fisioterapi, refleksi, acupressure dan pijat-tradisional. Ke-4 unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang harus dilakukan dan tak bisa dipisahkan.
Pada proses penyembuhan akan diberikan paket pertama dengan 4 kali perawatan dengan jarak 1 minggu sekali. Setelah ada perubahan dilakukan lagi 2 minggu sekali sampai 4 kali lagi, kemudian 1-bulan sekali untuk check-up untuk mencegah datangnya kembali penyakit tersebut.
Setelah pasien melakukan terapi dengan menggunakan alat ini, pasien akan merasakan banyak perubahan dimana badan akan lebih bugar meskipun sebelumnya akan terjadi reaksi pada tubuh yang sangat singkat dan tidak mengganggu seperti pegal-pegal dan pusing. Tapi kemudian akan hilang dengan sendirinya dan badan akan benar-benar kembali prima. Terapi dengan ATFG-8 akan mengembalikan syaraf-syaraf yang mati supaya bisa kembali ke kondisi prima seperti awal, karena tubuh manusia seiring tambahnya usia kondisi fisik akan semakin menurun dan rentan terkena resiko penyakit akibat lingkungan dan pola makan yang dilakukan selama ini.
_____________________________________________
(sumber; majalah AdInfo-Bogor)

Rabu, 26 Januari 2011

crop-circle


Crop-Circle

Sleman: Sejak ditemukannya crop-circle di daerah Sleman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu, perdebatan terus merebak berkaitan dengan fenomena misterius ini. Di berbagai belahan dunia, terdapat sejumlah crop-circle yang sangat rumit dan terbentuk hanya dalam semalam. Para ahli menilai, kecil kemungkinan crop-circle semacam ini dibuat oleh manusia. Beberapa crop-circle bahkan diketahui mengandung pesan yang disampaikan dalam bentuk kode.

Salah satu crop-circle yang dianggap paling misterius ditemukan di ladang gandum di dekat teleskop radio Chilbolton, Inggris, pada bulan Agustus tahun 2001 silam. Pola crop-circle atau crop-formation ini bukan hanya rumit tapi juga mengandung pesan dalam kode binari atau biner.

Pesannya menyatakan makhluk pembuatnya berbentuk humanoid tapi berukuran mini dengan tinggi tubuh hanya sekitar satu meter. Unsur dominan di tubuh mereka, bukan karbon seperti manusia tapi silikon. Populasi mereka sekitar 22 miliar dan tinggal di tiga planet yang berbeda.

Yang menarik pesan dalam crop-circle ini adalah jawaban kata per kata terhadap pesan yang dikirim organisasi pencari kehidupan luar bumi SETI (Search for Extraterestrial Intelligence) ke angkasa, 27 tahun silam.

Tentu saja, klaim crop-circle tersebut juga langsung memicu perdebatan. Beberapa ilmuwan menuduh crop-circle ini suatu bentuk pemalsuan canggih. Tapi hingga kini tak ada yang mengaku sebagai pembuat crop-circle yang terbentuk dalam semalam ini.

Crop-circle~Chilbolton hanya salah satu bentuk crop-circle unik yang sulit dinalar manusia. Di Canada, Amerika Serikat, Australia, dan Jepang, fenomena crop-circle ini juga terjadi. Citra makhluk hidup seperti kalajengking, bunga matahari, lingkaran-lingkaran dan berbagai rangkaian gambar yang unik menunjukkan kecerdasan pembuatnya.

Memang tidak semua crop-circle berbentuk rumit dengan pesan rahasia seperti di Chilbolton. Crop-circle yang ditemukan di Sleman dan Bantul, Yogyakarta tergolong crop-circle sederhana. Besar kemungkinan hanya hasil karya iseng beberapa orang seperti kesimpulan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). [baca: Wow..di Bantul Juga Ada Crop Circle!]

Perdebatan tentang crop-circle memang belum berakhir. Sebagian berpendapat, semua crop-circle buatan manusia. Sebagian lain berkeras, kasus-kasus crop-circle tidak bisa disamaratakan. Cara membuat crop-circle sederhana mungkin tidak bisa diterapkan untuk crop-circle yang lebih rumit.

Hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertama kali di Inggris pada tahun 1647 hingga sekarang, logika di balik terbentuknya crop-circle ini masih simpang siur. Apa pun pendapat orang, sejumlah crop-circle rumit masih tetap menjadi misteri. (CHR/Vin)
___________________________________________
(sumber; Liputan6.com)

Rabu, 22 September 2010

Angin--Laut-Merah--Musa

Anginkah yang Membelah Laut Merah Buat Nabi Musa A.S?
Antara - Rabu, 22 SeptemberKirim Kirim via YM Cetak
Washington, AS (ANTARA/Reuters) - Angin dari timur yang berhembus kencang dikabarkan membantu terbelahnya Laut Merah oleh Nabi Musa seperti yang tertulis pada kitab suci agama Samawi, kata para ilmuwan Amerika Serikat, Selasa.

Simulasi komputer memperlihatkan bagaimana angin dapat menghempaskan air laut sehingga mencapai dasar lautan dan membentuk laguna, kata kelompok peneliti di Badan Nasional Penelitian Atmosfir dan Universitas Colorado di Boulder.

"Simulasi tersebut hampir cocok dengan bukti pada rombongan Musa," kata pemimpin penelitian itu, Carl Drews dari NCAR.

Menurut Carl, berdasarkan ilmu fisika, angin dapat menghempaskan air menjadi sebuah jalur yang aman untuk dilintasi karena sifatnya yang luwes, kemudian kembali mengalir seperti semula.

Menurut tulisan dari kitab suci Islam maupun Kristen, Nabi Musa AS. memimpin umat Yahudi keluar dari Mesir atas kejaran Firaun pada 3.000 tahun yang lalu. Laut Merah saat itu terbelah sementara untuk membantu rombongan Musa melintas dan langsung menutup kembali, menenggelamkan para tentara Firaun.

Drews dan kelompoknya meneliti tentang angin topan yang berasal dari Samudera Pasifik menciptakan badai besar yang dapat menghempaskan air di laut dalam.

Kelompoknya menunjukkan kawasan selatan Laut Mediterania yang diduga menjadi tempat penyeberangan itu, dan memaparkan bentuk tanah yang berbeda karena terbentuk setelahnya serta memicu isu mengenai lautan yang terbelah.

Pemaparan tersebut membutuhkan bentuk tapal kuda Sungai Nil dan laguna dangkal di sepanjang garis pantai. Hal ini memperlihatkan angin berkecepatan sekitar 101 kilometer per jam yang berhembus selama 12 jam, dapat menghempaskan air pada kedalaman sekitar dua meter.

"Laguna itu memiliki panjang sejauh 3-4 kilometer dan lebar sejauh lima kilometer yang terbelah selama empat jam," kata mereka di dalam Jurnal Perpustakaan Umum Ilmu Pengetahuan, PloS ONE.

"Masyarakat telah dibuat kagum atas cerita pembelahan laut itu, membayangkan bahwa hal itu terjadi secara nyata," kata Drew menambahkan bahwa penelitian ini menjelaskan tentang pembelahan laut tersebut berdasarkan hukum fisika.
_______________________________________
(sumber; Yahoo!news)