Sabtu, 18 April 2009

Astronomy--Asteroid--Jagad-SAINS

Pecahan Asteroid yang Jatuh di Sudan Berhasil Dikumpulkan
Jumat, 27 Maret 2009 | 17:24 WIB

KHARTOUM, KOMPAS.com — Untuk pertama kalinya, para ilmuwan berhasil mengumpulkan pecahan asteroid yang sudah teramati dengan saksama sejak mengarah hingga jatuh ke Bumi. Asteroid yang diberi nama 2008 TC3 tersebut jatuh ke kawasan Gurun Nubian, Sudan, Oktober tahun lalu.

Penemuan pecahan asteroid bukan pertama kali terjadi. Namun, yang unik dari penemuan ini karena asteroid tersebut sudah terlacak dengan baik saat mengarah hingga jatuh. Proses penemuan seperti ini belum pernah dilaporkan sebelumnya.

Asteroid sebesar mobil itu terlacak pertama kali oleh astronom Arizona, AS hanya beberapa hari sebelum jatuh ke Bumi. Jalur perjalanannya langsung dimonitor sejumlah teleskop dari seluruh dunia sehingga dapat diperkirakan lokasi jatuhnya.

Peter Jenniskens dari SETI Institut, California, yang menjadi penulis laporan pertama keberadaan asteroid tersebut kemudian melakukan perjalanan ke Sudan untuk melacaknya. Penelusuran yang menyeluruh akhirnya berhasil menemukan 47 pecahan untuk dianalisis.

"Asteroid ini terbuat dari material yang mudah pecah sehingga ia pecah pada ketinggian 37 kilometer sebelum berangsur-angsur jatuh perlahan", ujar Jenniskens. Menurutnya, jenis asteroid ini sangat langka dan jarang ditemukan.

Material penyusunnya disebut ureilite. Hasil perbandingan data menunjukkan asteroid 2008 TC3 tersebut termasuk muda dan baru mengarungi beberapa juta tahun di sekitar pusat tata surya.

Analisis terhadap pecahan-pecahan asteroid tersebut akan memberikan banyak informasi untuk mengungkap proses pembentukan di ruang angkasa. Selain itu, para ilmuwan juga berharap dapat mempelajari lebih lanjut hubungannya dengan rute perjalanan asteroid agar dapat menyiapkan cara mengatasi asteroid lebih besar yang mungkin mengancam Bumi.


WAH
Sumber: BBC via KOMPAS

Lunar-Oasis--Jagad-SAINS

Lunar Oasis untuk Bertani di Luar Angkasa
Lunar Oasis didesain untuk menanam tanaman di luar angkasa.
Rabu, 15 April 2009 | 23:03 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Meski tak ada oksigen di Bulan, tumbuh-tumbuhan sudah bisa ditanam di sana. Paragon Space Development Corporation telah mengembangkan rumah kaca portabel yang dapat dipakai untuk membudidayakan tanaman di ruang angkasa.

Bentuk rumah kaca yang lebih mirip lampu taman itu hanya setinggi 46 centimeter. Tabung kaca bening diperkuat dengan alas berbentuk segitiga dari bahan aluminium. Di dalamnya terdapat media tanam dan nutrisi yang cukup untuk menumbuhkan biji tanaman jenis Brassica, sejenis caisim atau kailan yang berbunga kuning.

Miniatur rumah kaca yang didisain untuk mendukung pertanian di luar angkasa itu disebut Lunar-Oasis. Uji coba pertamanya ke permukaan Bulan direncanakan tahun 2012 menggunakan pesawat buatan Odyssey Moon Ltd. yang kini masih dikembangkan.

"Mendiami Bulan atau Mars kelihatannya masih lama, namun penting untuk melakukan penelitian sejak sekarang", ujar Jane-Poynter, presiden Paragon. Apalagi, untuk menciptakan sistem pendukung kehidupan yang efisien dan layak juga membutuhkan penelitian lama.

NASA berambisi mengirimkan kembali manusia ke Bulan pada tahun 2020 dan ke Mars tahun 2030. Jika tanaman bisa dibudidayakan di sana, astronot tak perlu setiap hari makan pasta dan pil. Makan sayur segar pun bisa setiap saat.

WAH Sumber: AFP via KOMPAS

Minggu, 15 Maret 2009

Atlantis boyong Lab. Columbus

Senin, Februari 18, 2008

berita~sains-technology

BAWA LABORATORIUM: Pesawat ruang angkasa Atlantis berhasil mengangkasa, meninggalkan landasannya di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida, AS, Kamis (7/2) sore waktu AS. Pada misi 11 hari itu, Atlantis memboyong Laboratorium Columbus. _____________________________________________________ (sumber: 'Media-Indonesia' on-line; http://www.mediaindonesia.com/ ~ down-load at; Senin, 18 Februari 2008 on 18.00 wib. ed.JK)

Diposkan oleh Jagad Kahiyangan di Senin, Februari 18, 2008

Label: down-load by; Jagad-Kahiyangan

0 komentar:

Poskan Komentar

Langgan: Poskan Komentar (Atom)